Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Pioneerindo Gourmet International Tbk.Trading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pioneerindo Gourmet International Tbk. dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Pioneerindo Gourmet International Tbk. diperdagangkan di Rp1.260 (kapitalisasi pasar 273,8 M, volume 24 jam 63,3 rb), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 163,43 M, volume 24 jam 36,43 jt). Perbedaan utamanya: Pioneerindo Gourmet International Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (36,43 jt vs 63,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PTSPRGAS
Kapitalisasi Pasar
273,8 M163,43 M
Volume
63,3 rb36,43 jt
Lot
633364,26 rb
Perputaran
78,15 jt4 M
Harga Rata-rata
1.234,53109,89
Nilai Transaksi
78,15 jt4 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.240114
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PTSP
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Pioneerindo Gourmet International Tbk.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk formerly Putra Sejahtera Pioneerindo is the owner and franchisor of fried chicken restaurant, California Fried Chicken. The Company also serves snacks food under the Cal Donut brand name as well as Oriental Food, known as Sapo Oriental. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk was established based on the Notarial Deed No. 84 of Arikanti Natakusumah, S.H., dated December 13, 1983.

Selengkapnya di halaman PTSP

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS