Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pulau Subur Tbk. (PTPS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Pulau Subur Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pulau Subur Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Pulau Subur Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 359,81 M, volume 24 jam 2,22 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Pulau Subur Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 2,22 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PTPSSQMI
Kapitalisasi Pasar
359,81 M1,55 T
Volume
2,22 jt181,17 jt
Lot
22,22 rb1,81 jt
Perputaran
366,22 jt17,89 M
Harga Rata-rata
164,8498,73
Nilai Transaksi
366,22 jt17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
16599
Volume Ekuilibrium Indikatif
41737,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PTPS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Pulau Subur Tbk.

PT Pulau Subur Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 of October 1, 1980 by Justin AR, S.H., notary in Palembang. The Company started its commercial operations in October 1980. PT Sekawan Kontrindo, is the parent entity of the Company. The ultimate shareholders of the Company is Mr. Abunawar.

Selengkapnya di halaman PTPS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI