Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bukit Asam Tbk. (PTBA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Bukit Asam Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bukit Asam Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Bukit Asam Tbk. diperdagangkan di Rp3.100 (kapitalisasi pasar 35,71 T, volume 24 jam 51,29 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 14,25 T, volume 24 jam 449,7 rb). Perbedaan utamanya: Bukit Asam Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Abadi Lestari Indonesia Tbk., dan Bukit Asam Tbk. lebih aktif diperdagangkan (51,29 jt vs 449,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PTBARLCO
Kapitalisasi Pasar
35,71 T14,25 T
Volume
51,29 jt449,7 rb
Lot
512,91 rb4,5 rb
Perputaran
158,66 M2 M
Harga Rata-rata
3.093,334.442,22
Nilai Transaksi
158,66 M2 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.1004.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,39 rb23

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PTBA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Bukit Asam Tbk.

PT Bukit Asam (Persero) Tbk was established on March 2nd 1981 in Tanjung Enim as PT. Tambang Batubara Bukit Asam. However the mine working have been exploited since 1919 under Government of Netherland Indie. Take over by Japan on 1942, and nationalized by Indonesian Government on 1945. On October 30th 1990, government merged Perum Tambang Batubara, Sawahlunto in the corporate. On 1983, corporate assigned by government to develop coal briquet. Employees 4021 personnel.

Selengkapnya di halaman PTBA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO