Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI) vs Organon Pharma Indonesia Tbk. (SCPI)

IMC Pelita Logistik Tbk.Trading
Organon Pharma Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan IMC Pelita Logistik Tbk. dan Organon Pharma Indonesia Tbk.: IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp356 (kapitalisasi pasar 1,95 T, volume 24 jam 466,2 rb), sedangkan Organon Pharma Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp29.000 (kapitalisasi pasar 104,4 M). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar Organon Pharma Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PSSISCPI
Kapitalisasi Pasar
1,95 T104,4 M
Volume
466,2 rb
Lot
4,66 rb
Perputaran
166,46 jt
Harga Rata-rata
357,05
Nilai Transaksi
166,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
356
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PSSI
Lihat detail
SCPI
Lihat detail

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI

Tentang Organon Pharma Indonesia Tbk.

PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk was established within the frame work of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial Deed No. 17 dated 7 March 1972 of Djojo Muljadi, S.H. The company originally incorporated as PT. Essex Indonesia, as a joint venture between Schering Corporation, a worldwide, research-based pharmaceutical enterprise headquartered in the United States, and an Indonesian businessman.

Selengkapnya di halaman SCPI