Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pancaran Samudera Transport Tbk. (PSAT) vs Surya Biru Murni Acetylene Tbk. (SBMA)

Pancaran Samudera Transport Tbk.Trading
Surya Biru Murni Acetylene Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pancaran Samudera Transport Tbk. dan Surya Biru Murni Acetylene Tbk.: Pancaran Samudera Transport Tbk. diperdagangkan di Rp890 (kapitalisasi pasar 1,31 T, volume 24 jam 179,6 rb), sedangkan Surya Biru Murni Acetylene Tbk. diperdagangkan di Rp107 (kapitalisasi pasar 98,57 M, volume 24 jam 709,7 rb). Perbedaan utamanya: Pancaran Samudera Transport Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Surya Biru Murni Acetylene Tbk., dan Surya Biru Murni Acetylene Tbk. lebih aktif diperdagangkan (709,7 rb vs 179,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PSATSBMA
Kapitalisasi Pasar
1,31 T98,57 M
Volume
179,6 rb709,7 rb
Lot
1,8 rb7,1 rb
Perputaran
157,1 jt75,4 jt
Harga Rata-rata
874,73106,25
Nilai Transaksi
157,1 jt75,4 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
890105
Volume Ekuilibrium Indikatif
220

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PSAT
Lihat detail
SBMA
Lihat detail

Tentang Pancaran Samudera Transport Tbk.

PT Pancaran Samudera Transport Tbk (the Company) was established on December 10, 2007 in the Republic of Indonesia based on the Notarial Deed No. 1 from Mary Maria, S.H, Notary in Depok. The Company commenced its operations in 2007. The Companys immediate parent company is PT Profitama Hasil Indah, incorporated and domiciled in Indonesia and its ultimate parent company is PT Pancaran Harapan Integra, also incorporated and domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PSAT

Tentang Surya Biru Murni Acetylene Tbk.

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (the Company) was established in Balikpapan based on Notarial Deed No. 57 of Mohamad Rasjid Umar, S.H., dated October 25, 1980. The Company started its commercial operations in 1982.

Selengkapnya di halaman SBMA