Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pancaran Samudera Transport Tbk. (PSAT) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Pancaran Samudera Transport Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pancaran Samudera Transport Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Pancaran Samudera Transport Tbk. diperdagangkan di Rp855 (kapitalisasi pasar 1,26 T, volume 24 jam 227 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.730 (kapitalisasi pasar 10,41 T, volume 24 jam 1,29 jt). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Pancaran Samudera Transport Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,29 jt vs 227 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PSATRLCO
Kapitalisasi Pasar
1,26 T10,41 T
Volume
227 rb1,29 jt
Lot
2,27 rb12,9 rb
Perputaran
188,83 jt4,67 M
Harga Rata-rata
831,853.617,04
Nilai Transaksi
188,83 jt4,67 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8553.730
Volume Ekuilibrium Indikatif
3142

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PSAT
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Pancaran Samudera Transport Tbk.

PT Pancaran Samudera Transport Tbk (the Company) was established on December 10, 2007 in the Republic of Indonesia based on the Notarial Deed No. 1 from Mary Maria, S.H, Notary in Depok. The Company commenced its operations in 2007. The Companys immediate parent company is PT Profitama Hasil Indah, incorporated and domiciled in Indonesia and its ultimate parent company is PT Pancaran Harapan Integra, also incorporated and domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PSAT

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO