Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) vs Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO)

Prodia Diagnostic Line TbkTrading
Surya Toto Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Prodia Diagnostic Line Tbk dan Surya Toto Indonesia Tbk.: Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 474,07 M, volume 24 jam 21,22 jt), sedangkan Surya Toto Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp232 (kapitalisasi pasar 2,41 T, volume 24 jam 248,1 rb). Perbedaan utamanya: Surya Toto Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Prodia Diagnostic Line Tbk, dan Prodia Diagnostic Line Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,22 jt vs 248,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PRDLTOTO
Kapitalisasi Pasar
474,07 M2,41 T
Volume
21,22 jt248,1 rb
Lot
212,21 rb2,48 rb
Perputaran
5,76 M58,13 jt
Harga Rata-rata
271,63234,3
Nilai Transaksi
5,76 M58,13 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
270232
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,21 rb100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PRDL
Lihat detail
TOTO
Lihat detail

Tentang Prodia Diagnostic Line Tbk

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.

Selengkapnya di halaman PRDL

Tentang Surya Toto Indonesia Tbk.

PT. Surya Toto Indonesia Tbk (the Company) was established on July 11, 1977 as a joint venture between three Indonesian company, PT Intimitra Sejahtera, PT Suryaparamitra Abadi and PT Multifortuna Asindo, and two Japanese companies, Toto Ltd., and Kashima Trading Company Ltd.

Selengkapnya di halaman TOTO