Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Prodia Diagnostic Line TbkTrading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Prodia Diagnostic Line Tbk dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp236 (kapitalisasi pasar 428,75 M, volume 24 jam 13,83 jt), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 163,43 M, volume 24 jam 36,43 jt). Perbedaan utamanya: Prodia Diagnostic Line Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (36,43 jt vs 13,83 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PRDLRGAS
Kapitalisasi Pasar
428,75 M163,43 M
Volume
13,83 jt36,43 jt
Lot
138,27 rb364,26 rb
Perputaran
3,27 M4 M
Harga Rata-rata
236,62109,89
Nilai Transaksi
3,27 M4 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
236114
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,74 rb5,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PRDL
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Prodia Diagnostic Line Tbk

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.

Selengkapnya di halaman PRDL

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS