Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp890 (kapitalisasi pasar 2,48 T, volume 24 jam 13,3 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 13,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PORTSQMI
Kapitalisasi Pasar
2,48 T1,2 T
Volume
13,3 rb73,28 jt
Lot
133732,81 rb
Perputaran
11,67 jt5,26 M
Harga Rata-rata
877,1871,78
Nilai Transaksi
11,67 jt5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
71
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PORT
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI