Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Panin Financial Tbk. (PNLF) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Panin Financial Tbk.Trading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Panin Financial Tbk. dan Wahana Pronatural Tbk.: Panin Financial Tbk. diperdagangkan di Rp236 (kapitalisasi pasar 7,37 T, volume 24 jam 39,09 jt), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp142 (kapitalisasi pasar 163,8 M, volume 24 jam 41,31 jt). Perbedaan utamanya: Panin Financial Tbk. jauh lebih besar — sekitar 45× kapitalisasi pasar Wahana Pronatural Tbk., dan Wahana Pronatural Tbk. lebih aktif diperdagangkan (41,31 jt vs 39,09 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PNLFWAPO
Kapitalisasi Pasar
7,37 T163,8 M
Volume
39,09 jt41,31 jt
Lot
390,92 rb413,14 rb
Perputaran
9,18 M6,21 M
Harga Rata-rata
234,87150,23
Nilai Transaksi
9,18 M6,21 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
236142
Volume Ekuilibrium Indikatif
26,46 rb3,41 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

WAPO
Lihat detail

Tentang Panin Financial Tbk.

PT Panin Financial Tbk (the Company) was established in Jakarta under the name PT Asuransi Jiwa Panin Putra on July 19, 1974 based on Notarial Deed No.192 which was changed by Notarial Deed No. 226 dated February 27, 1975, both notarized by Ridwan Suselo, S.H., notary in Jakarta. Starting , and the company is one of the Panin Group`s member. In 1994, the company joint venture with the Australian Mutual Provident Society.

Selengkapnya di halaman PNLF

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO