Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Bank Pan Indonesia TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Pan Indonesia Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Bank Pan Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp910 (kapitalisasi pasar 21,93 T, volume 24 jam 3,46 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 5,32 T, volume 24 jam 46,41 jt). Perbedaan utamanya: Bank Pan Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (46,41 jt vs 3,46 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PNBNSMRA
Kapitalisasi Pasar
21,93 T5,32 T
Volume
3,46 jt46,41 jt
Lot
34,57 rb464,14 rb
Perputaran
3,14 M15,18 M
Harga Rata-rata
909,32327,14
Nilai Transaksi
3,14 M15,18 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
910332
Volume Ekuilibrium Indikatif
36919,92 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PNBN
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Bank Pan Indonesia Tbk

PT Bank Pan Indonesia Tbk (the Bank) was established based on Deed No. 85 dated August 17, 1971 of notary Juliaan Nimrod Siregar gelar Mangaradja, S.H. Panin (Pan Indonesia) Bank was established by the merger of three small private banks. It was one of the first banks to be granted a foreign exchange license in 1972.

Selengkapnya di halaman PNBN

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA