Perbedaan Philip Morris International Inc. dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Philip Morris International Inc. diperdagangkan di $200,2 (kapitalisasi pasar $300,33B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,93 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Philip Morris International Inc. jauh lebih besar — sekitar 88,6× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Philip Morris International Inc. membagikan dividen 3,32%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Philip Morris International Inc. selama 85 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| PM | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $300,33B | $3,39B |
Volume | 3.935.700 | 356.227 |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $200,50 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $144,33 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 85 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $343,44B | — |
Imbal Hasil Dividen | 3,32% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham PM diperdagangkan di $200.5 dengan kenaikan 5.3% dalam 24 jam, mendekati target konsensus analis $212.17. Performa teknis bullish dengan harga di atas rata-rata bergerak, didukung momentum fundamental yang kuat dengan laba bersih $11.35B pada 2025 dan margin laba bersih 25.56%. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan melalui produk bebas asap yang kini mencapai 42% dari pendapatan.
Outlook positif dengan potensi apresiasi 5.8% menuju target konsensus, didukung pertumbuhan produk bebas asap dan panduan EPS yang dinaikkan. Risiko utama termasuk valuasi premium (P/E 26.46) dan tekanan regulasi industri tembakau. Analis 68% merekomendasikan beli dengan institusi menambah posisi secara konsisten.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Philip Morris International adalah perusahaan tembakau internasional dengan portofolio produk yang terutama terdiri dari rokok dan produk dengan risiko rendah, termasuk produk heat-not-burn, vapor, dan nikotin oral, yang terjual di luar pasar Amerika Serikat. Perusahaan ini melakukan diversifikasi dari produk nikotin dengan mengakuisisi Vectura, penyedia solusi pengiriman obat inhalasi yang inovatif di tahun 2021.
Selengkapnya di halaman PM →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →