Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Perdana Karya Perkasa TbkTrading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Perdana Karya Perkasa Tbk dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Perdana Karya Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp3.800 (kapitalisasi pasar 4,37 T, volume 24 jam 2,82 jt), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp214 (kapitalisasi pasar 315,19 M, volume 24 jam 8,5 jt). Perbedaan utamanya: Perdana Karya Perkasa Tbk jauh lebih besar — sekitar 13,9× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,5 jt vs 2,82 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PKPKRGAS
Kapitalisasi Pasar
4,37 T315,19 M
Volume
2,82 jt8,5 jt
Lot
28,2 rb84,96 rb
Perputaran
10,5 M1,82 M
Harga Rata-rata
3.725,18214,14
Nilai Transaksi
10,5 M1,82 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.800214
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,31 rb893

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PKPK
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Perdana Karya Perkasa Tbk

PT Perdana Karya Perkasa (the company) was established under its original name of PT Perdana Karya Kaltim on Dec 7, 1983 then changed to PT Perdana Karya Perkasa based on Notaries Deed dated Jun 30, 2006 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 9, 2006. The Company articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 46 of Marina Soewana, S.H., dated Sep 28, 2006, concerning among others, the change in the Company name and public offering

Selengkapnya di halaman PKPK

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS