Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) vs Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA)

Pembangunan Jaya Ancol Tbk.Trading
Wijaya Karya (Persero) Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. dan Wijaya Karya (Persero) Tbk.: Pembangunan Jaya Ancol Tbk. diperdagangkan di Rp470 (kapitalisasi pasar 748,8 M, volume 24 jam 195,5 rb), sedangkan Wijaya Karya (Persero) Tbk. diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 8,13 T). Perbedaan utamanya: Wijaya Karya (Persero) Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Pembangunan Jaya Ancol Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PJAAWIKA
Kapitalisasi Pasar
748,8 M8,13 T
Volume
195,5 rb
Lot
1,96 rb
Perputaran
90,23 jt
Harga Rata-rata
461,54
Nilai Transaksi
90,23 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
464
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PJAA
Lihat detail
WIKA
Lihat detail

Tentang Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

PT Pembangunan Jaya Ancol (Company) was established base on notarial deed No. 33 of Achmad Abid SH, dated July 10, 1992. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 13 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated April 01, 2004.

Selengkapnya di halaman PJAA

Tentang Wijaya Karya (Persero) Tbk.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Perseroan) established under Act No. 19 of 1960 jo Government Regulation No. 64 year 1961 on Establishment of State Company/PN Widjaja Karja March 29, 1961. Based on Government Regulation No. 64, the building company previously owned by Dutch named Naamloze Vennootschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedrijf Vis en Co. which has been subject to nationalization, was merged into the PN Widjaja Karja.Based on Goverment Regulation No. 40 dated July 22, 1971 PN. Widjaja Karja declared dissolved and transformed into Limited Liability Company (PERSERO).

Selengkapnya di halaman WIKA