Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) vs Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP)

Pembangunan Jaya Ancol Tbk.Trading
Pioneerindo Gourmet International Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. dan Pioneerindo Gourmet International Tbk.: Pembangunan Jaya Ancol Tbk. diperdagangkan di Rp470 (kapitalisasi pasar 748,8 M, volume 24 jam 195,5 rb), sedangkan Pioneerindo Gourmet International Tbk. diperdagangkan di Rp1.260 (kapitalisasi pasar 273,8 M, volume 24 jam 63,3 rb). Perbedaan utamanya: Pembangunan Jaya Ancol Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Pioneerindo Gourmet International Tbk., dan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. lebih aktif diperdagangkan (195,5 rb vs 63,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PJAAPTSP
Kapitalisasi Pasar
748,8 M273,8 M
Volume
195,5 rb63,3 rb
Lot
1,96 rb633
Perputaran
90,23 jt78,15 jt
Harga Rata-rata
461,541.234,53
Nilai Transaksi
90,23 jt78,15 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4641.240
Volume Ekuilibrium Indikatif
11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PJAA
Lihat detail
PTSP
Lihat detail

Tentang Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

PT Pembangunan Jaya Ancol (Company) was established base on notarial deed No. 33 of Achmad Abid SH, dated July 10, 1992. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 13 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated April 01, 2004.

Selengkapnya di halaman PJAA

Tentang Pioneerindo Gourmet International Tbk.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk formerly Putra Sejahtera Pioneerindo is the owner and franchisor of fried chicken restaurant, California Fried Chicken. The Company also serves snacks food under the Cal Donut brand name as well as Oriental Food, known as Sapo Oriental. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk was established based on the Notarial Deed No. 84 of Arikanti Natakusumah, S.H., dated December 13, 1983.

Selengkapnya di halaman PTSP