Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) vs Plaza Indonesia Realty Tbk. (PLIN)

Pembangunan Jaya Ancol Tbk.Trading
Plaza Indonesia Realty Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pembangunan Jaya Ancol Tbk. dan Plaza Indonesia Realty Tbk.: Pembangunan Jaya Ancol Tbk. diperdagangkan di Rp470 (kapitalisasi pasar 748,8 M, volume 24 jam 195,5 rb), sedangkan Plaza Indonesia Realty Tbk. diperdagangkan di Rp2.510 (kapitalisasi pasar 8,91 T). Perbedaan utamanya: Plaza Indonesia Realty Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,9× kapitalisasi pasar Pembangunan Jaya Ancol Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PJAAPLIN
Kapitalisasi Pasar
748,8 M8,91 T
Volume
195,5 rb
Lot
1,96 rb
Perputaran
90,23 jt
Harga Rata-rata
461,54
Nilai Transaksi
90,23 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
464
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PJAA
Lihat detail
PLIN
Lihat detail

Tentang Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

PT Pembangunan Jaya Ancol (Company) was established base on notarial deed No. 33 of Achmad Abid SH, dated July 10, 1992. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 13 of Mrs. Aulia Taufani, S.H., dated April 01, 2004.

Selengkapnya di halaman PJAA

Tentang Plaza Indonesia Realty Tbk.

Plaza Indonesia (the Company) as shopping center, started the operational in 1990 which followed by the officially of the grand opening of five star hotel; Grand Hyaat Jakarta one year later. PT Plaza Indonesia Realty Tbk is the first company in Jakarta that integrated a five star hotel and a shopping center first class on one roof. In 1992, the Plaza Indonesia Realty, Tbk was succeeded to list the company on JSX and SSX. In 1994, the Company did “the right issue two-for-one” in order to increased the capital of Company.The Company is included in the business group of PT Bimantara Tbk, PT Paraga Artamida (Sinar Mas), PT Agung Ometraco Muda and PT Danaswara Utama.

Selengkapnya di halaman PLIN