Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) vs Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON)

Pertamina Geothermal Energy Tbk.Trading
Wijaya Karya Beton Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pertamina Geothermal Energy Tbk. dan Wijaya Karya Beton Tbk.: Pertamina Geothermal Energy Tbk. diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar 41,9 T, volume 24 jam 23,72 jt), sedangkan Wijaya Karya Beton Tbk. diperdagangkan di Rp76 (kapitalisasi pasar 653,66 M, volume 24 jam 1,96 jt). Perbedaan utamanya: Pertamina Geothermal Energy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 64,1× kapitalisasi pasar Wijaya Karya Beton Tbk., dan Pertamina Geothermal Energy Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,72 jt vs 1,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PGEOWTON
Kapitalisasi Pasar
41,9 T653,66 M
Volume
23,72 jt1,96 jt
Lot
237,18 rb19,63 rb
Perputaran
23,87 M148 jt
Harga Rata-rata
1.006,5175,39
Nilai Transaksi
23,87 M148 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.01076
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,73 rb26

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PGEO
Lihat detail
WTON
Lihat detail

Tentang Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (the Company) was established on December 12, 2006 by Notarial Deed No. 10 of Marianne Vincentia Hamdani, S.H. The Company started its commercialoperations on January 3, 2007. The Company’s parent is PT Pertamina Power Indonesia and its ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman PGEO

Tentang Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton (the Company), to hereafter with Wika Beton, was esthablished in Jakarta with the deed of a limited liability company PT Wijaya Karya Beton No 44 dated March 11, 1997 (Act No 44), made in the presence of Achmad Bajuri, SH, as successor of the Imas Fatimah, SH, notary in Jakarta PT Wijaya Karya Beton operational activities started since March 11, 1997

Selengkapnya di halaman WTON