Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Pertamina Geothermal Energy Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pertamina Geothermal Energy Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Pertamina Geothermal Energy Tbk. diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar 41,9 T, volume 24 jam 23,72 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Pertamina Geothermal Energy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 34,9× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 23,72 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PGEOSQMI
Kapitalisasi Pasar
41,9 T1,2 T
Volume
23,72 jt73,28 jt
Lot
237,18 rb732,81 rb
Perputaran
23,87 M5,26 M
Harga Rata-rata
1.006,5171,78
Nilai Transaksi
23,87 M5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.01071
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,73 rb13,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PGEO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (the Company) was established on December 12, 2006 by Notarial Deed No. 10 of Marianne Vincentia Hamdani, S.H. The Company started its commercialoperations on January 3, 2007. The Company’s parent is PT Pertamina Power Indonesia and its ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman PGEO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI