Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Pertamina Geothermal Energy Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pertamina Geothermal Energy Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Pertamina Geothermal Energy Tbk. diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar 41,9 T, volume 24 jam 23,72 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,77 T, volume 24 jam 1,34 jt). Perbedaan utamanya: Pertamina Geothermal Energy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 23,7× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan Pertamina Geothermal Energy Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,72 jt vs 1,34 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PGEOPSSI
Kapitalisasi Pasar
41,9 T1,77 T
Volume
23,72 jt1,34 jt
Lot
237,18 rb13,36 rb
Perputaran
23,87 M435,77 jt
Harga Rata-rata
1.006,51326,27
Nilai Transaksi
23,87 M435,77 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.010322
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,73 rb352

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PGEO
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (the Company) was established on December 12, 2006 by Notarial Deed No. 10 of Marianne Vincentia Hamdani, S.H. The Company started its commercialoperations on January 3, 2007. The Company’s parent is PT Pertamina Power Indonesia and its ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman PGEO

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI