Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Pertamina Geothermal Energy Tbk.Trading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pertamina Geothermal Energy Tbk. dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Pertamina Geothermal Energy Tbk. diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar 41,9 T, volume 24 jam 23,72 jt), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp890 (kapitalisasi pasar 2,48 T, volume 24 jam 13,3 rb). Perbedaan utamanya: Pertamina Geothermal Energy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 16,9× kapitalisasi pasar Nusantara Pelabuhan Handal Tbk., dan Pertamina Geothermal Energy Tbk. lebih aktif diperdagangkan (23,72 jt vs 13,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PGEOPORT
Kapitalisasi Pasar
41,9 T2,48 T
Volume
23,72 jt13,3 rb
Lot
237,18 rb133
Perputaran
23,87 M11,67 jt
Harga Rata-rata
1.006,51877,18
Nilai Transaksi
23,87 M11,67 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,73 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PGEO
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (the Company) was established on December 12, 2006 by Notarial Deed No. 10 of Marianne Vincentia Hamdani, S.H. The Company started its commercialoperations on January 3, 2007. The Company’s parent is PT Pertamina Power Indonesia and its ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman PGEO

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT