Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Phapros Tbk. (PEHA) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Phapros Tbk. dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Phapros Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 250,32 M, volume 24 jam 116,6 rb), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 163,43 M, volume 24 jam 36,43 jt). Perbedaan utamanya: Phapros Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (36,43 jt vs 116,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PEHARGAS
Kapitalisasi Pasar
250,32 M163,43 M
Volume
116,6 rb36,43 jt
Lot
1,17 rb364,26 rb
Perputaran
34,22 jt4 M
Harga Rata-rata
293,45109,89
Nilai Transaksi
34,22 jt4 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
300114
Volume Ekuilibrium Indikatif
75,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PEHA
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Phapros Tbk.

PT Phapros Tbk was established under the name of N.V. Pharmaceutical Processing Industries, in short N.V. Phapros, based on Notarial Deed No 54 of Tan A Sioe dated 21 June 1954, which later became PT Pharmaceutical Processing Industries, in short PT Phapros based on Notarial Deed No.43 of E. Pondaag, replacing R.M. Soerojo, dated 5 September 1995, which finally became PT Phapros based on Notarial Deed No. 48 of Prof. Dr. Liliana Tedjosaputro, S.H., M.H., MM., dated 12 April 2006. The Company’s immediate and ultimate parent entity is PT Rajawali Nusantara Indonesia, incorporatedand domiciled in Indonesia.

Selengkapnya di halaman PEHA

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS