Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Prima Cakrawala Abadi Tbk. (PCAR) vs Organon Pharma Indonesia Tbk. (SCPI)

Prima Cakrawala Abadi Tbk.Trading
Organon Pharma Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Prima Cakrawala Abadi Tbk. dan Organon Pharma Indonesia Tbk.: Prima Cakrawala Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp43 (kapitalisasi pasar 51,33 M, volume 24 jam 1,56 jt), sedangkan Organon Pharma Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp29.000 (kapitalisasi pasar 104,4 M). Perbedaan utamanya: Organon Pharma Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Prima Cakrawala Abadi Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PCARSCPI
Kapitalisasi Pasar
51,33 M104,4 M
Volume
1,56 jt
Lot
15,58 rb
Perputaran
66,98 jt
Harga Rata-rata
43
Nilai Transaksi
66,98 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
43
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SCPI
Lihat detail

Tentang Prima Cakrawala Abadi Tbk.

The Company was established with the name of PT Prima Abadi is a limited company that was established based on the deed of establishment Limited Company PT Prima Cakrawala Abadi No. 111 issued on January 29 2014. The Articles of Association of the company has been experiencing some changes, the updated was the Decision of the Shareholders No. 20 issued on September 19, 2017. The company started commercial business activities in the year 2014.

Selengkapnya di halaman PCAR

Tentang Organon Pharma Indonesia Tbk.

PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk was established within the frame work of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial Deed No. 17 dated 7 March 1972 of Djojo Muljadi, S.H. The company originally incorporated as PT. Essex Indonesia, as a joint venture between Schering Corporation, a worldwide, research-based pharmaceutical enterprise headquartered in the United States, and an Indonesian businessman.

Selengkapnya di halaman SCPI