Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA) vs Trias Sentosa Tbk. (TRST)

Paramita Bangun Sarana Tbk.Trading
Trias Sentosa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Paramita Bangun Sarana Tbk. dan Trias Sentosa Tbk.: Paramita Bangun Sarana Tbk. diperdagangkan di Rp750 (kapitalisasi pasar 2,28 T, volume 24 jam 994 rb), sedangkan Trias Sentosa Tbk. diperdagangkan di Rp462 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 65,4 rb). Perbedaan utamanya: Paramita Bangun Sarana Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Paramita Bangun Sarana Tbk. lebih aktif diperdagangkan (994 rb vs 65,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PBSATRST
Kapitalisasi Pasar
2,28 T1,3 T
Volume
994 rb65,4 rb
Lot
9,94 rb654
Perputaran
754,23 jt30,18 jt
Harga Rata-rata
758,78461,54
Nilai Transaksi
754,23 jt30,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
750462
Volume Ekuilibrium Indikatif
56435

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PBSA
Lihat detail
TRST
Lihat detail

Tentang Paramita Bangun Sarana Tbk.

PT. Paramita Bangun Sarana Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 33 of Lenny Janis Ishak, S.H., dated November 27, 2002.

Selengkapnya di halaman PBSA

Tentang Trias Sentosa Tbk.

PT Trias Sentosa Tbk was established on November 23, 1979 and started commercial operation in 1984 with total capacity of 4.500 tons BOPP (biaxially oriented polypropylene) film per annum. In 1989, the Company completed expansion of its second line BOPP film with capacity of 7.500 tons per annum. In 1993, the Company completed its expansion of third line BOPP film with capacity of 12.000 tons per annum, and in 1995, Polyester film project with total capacity of 12.000 tons were completed. In 1996, the Company completed its expansion of fourth line BOPP film with total capacity of 16.000 tons. Currently, the Company is the largest BOPP Film and Polyester Film producer in Indonesia.

Selengkapnya di halaman TRST