Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) vs Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO)

Panca Budi Idaman Tbk.Trading
Surya Toto Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Panca Budi Idaman Tbk. dan Surya Toto Indonesia Tbk.: Panca Budi Idaman Tbk. diperdagangkan di Rp490 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 143,6 rb), sedangkan Surya Toto Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp244 (kapitalisasi pasar 2,54 T, volume 24 jam 713,1 rb). Perbedaan utamanya: Panca Budi Idaman Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Surya Toto Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (713,1 rb vs 143,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PBIDTOTO
Kapitalisasi Pasar
3,68 T2,54 T
Volume
143,6 rb713,1 rb
Lot
1,44 rb7,13 rb
Perputaran
70,24 jt175,95 jt
Harga Rata-rata
489,16246,74
Nilai Transaksi
70,24 jt175,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
490244
Volume Ekuilibrium Indikatif
515

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PBID
Lihat detail
TOTO
Lihat detail

Tentang Panca Budi Idaman Tbk.

PT Panca Budi Idaman (The Company) was established by Notarial Deed No.16 dated January 10, 1990 made before Notary Endang Irawati Ekaputri, S.H.,which was amended by Notarial Deed No.3 dated July 2, 1997 made before Notary Jenny Jacinta Lukas, S.H., and Deed No. 10 dated October 17, 1997 made before Notary Kiagus Zainal Arifin, S.H. Panca Budi Group was founded by Djonny Taslim in 1979 who started his career as a general merchant distributing plastic bags made from PP, HDPE and PE. In 1990, Djonny Taslim established PT. Panca Budi Idaman ("the Company") to produce and distribute finished products of plastic bags. The Company commenced its commercial operation by producing plastic bags in 1991.

Selengkapnya di halaman PBID

Tentang Surya Toto Indonesia Tbk.

PT. Surya Toto Indonesia Tbk (the Company) was established on July 11, 1977 as a joint venture between three Indonesian company, PT Intimitra Sejahtera, PT Suryaparamitra Abadi and PT Multifortuna Asindo, and two Japanese companies, Toto Ltd., and Kashima Trading Company Ltd.

Selengkapnya di halaman TOTO