Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) vs Timah Tbk. (TINS)

Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.Trading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. dan Timah Tbk.: Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. diperdagangkan di Rp230 (kapitalisasi pasar 7,51 T, volume 24 jam 195,83 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.550 (kapitalisasi pasar 26,59 T, volume 24 jam 44,42 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk., dan Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (195,83 jt vs 44,42 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

PACKTINS
Kapitalisasi Pasar
7,51 T26,59 T
Volume
195,83 jt44,42 jt
Lot
1,96 jt444,24 rb
Perputaran
44,3 M158,92 M
Harga Rata-rata
226,243.577,34
Nilai Transaksi
44,3 M158,92 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2303.550
Volume Ekuilibrium Indikatif
25,74 rb12,06 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PACK
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.

PT Solusi Kemasan Digital Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 10 dated November 8, 2019 of Laurens Gunawan, S.H., M.Kn., notary in Tangerang. The Company started itscommercial operations in December 6, 2019.

Selengkapnya di halaman PACK

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS