Perbedaan Otis Worldwide Corp dan Toro Company (The) Common Stock: Otis Worldwide Corp diperdagangkan di $69,75 (kapitalisasi pasar $25,76B), sedangkan Toro Company (The) Common Stock diperdagangkan di $98,27 (kapitalisasi pasar $9,27B). Perbedaan utamanya: Otis Worldwide Corp jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Toro Company (The) Common Stock, dan Otis Worldwide Corp memberi dividen lebih tinggi (2,6%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Otis Worldwide Corp selama 66 Hari dan Toro Company (The) Common Stock selama 0 Hari.
| OTIS | TTC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $25,76B | $9,27B |
Volume | 6.407.907 | 688.325 |
Sektor | Industrials | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $93,62 | $101,76 |
Terendah 52 Minggu | $64,05 | $67,99 |
Rata-rata Waktu Simpan | 66 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | $33,80B | $10,17B |
Imbal Hasil Dividen | 2,6% | 1,59% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham OTIS diperdagangkan di $69.11, naik 3.54% dalam 24 jam namun masih mendekati level terendah 52-minggu. Secara teknis sinyal bearish dengan RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Fundamental menunjukkan margin laba bersih 10.17% dengan pendapatan yang stabil di atas $14 miliar, namun laba per saham kuartalan terakhir gagal memenuhi ekspektasi. Berita terbaru menyoroti tekanan margin dan transisi kepemimpinan CEO pada 2027.
Outlook untuk OTIS berisiko seimbang. Potensi upside signifikan ada mengingat target harga konsensus analis di $87, namun tekanan margin dari biaya tenaga kerja dan perlambatan permintaan peralatan baru di China menjadi penghambat utama. Investor perlu memantau kemampuan perusahaan dalam memulihkan margin layanan dan pertumbuhan backlog modernisasi untuk mendorong kenaikan harga saham.
Toro Company (TTC) diperdagangkan di $97.88 dengan kenaikan 1.27% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah melampaui ekspektasi pendapatan kuartal ketiga. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 8.4% menjadi $1.23 miliar pada Q3 2026 dan meningkatkan panduan laba penuh tahun. Valuasi dengan P/E 26.17 dan ROE 26.45% mencerminkan kualitas fundamental yang kuat, didukung oleh pertumbuhan di segmen profesional dan residensial.
Outlook positif dengan target konsensus analis $117.50 memberikan potensi apresiasi 20%, namun risiko termasuk tekanan inflasi, tarif impor, dan volatilitas pasar. Eksekusi strategi infrastruktur dan otomatisasi oleh CEO baru menjadi katalis pertumbuhan, meskipun margin laba bersih 7.64% perlu dipertahankan di tengah tantangan makroekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Otis merupakan penyalur lift dan eskalator terbesar menurut angka pendapatan dengan sekitar seperempat pangsa pasar dunia, tidak termasuk Jepang. Pada tahun 1854, Elisha Graves Otis, pendiri sekaligus asal nama perusahaan ini, menciptakan mekanisme keselamatan yang mencegah lift jatuh bila kabel pengereknya putus. Siklus hidup produk dan layanan perusahaan ini dimulai dari pemasangan unit lift di bangunan baru, dilanjutkan oleh menjual layanan perawatan unit tersebut, dan diakhiri oleh penggantian unit setelah melewati 15-20 tahun, rata-rata usia produk sebuah lift. Sebagai OEM global terbesar, telah berdekade lamanya Otis membuat 2 juta lift yang beroperasi. Bisnis model mereka kurang lebih dijalankan oleh pesaingnya, seperti Kone, Schindler, dan Thyssenkrupp.
Selengkapnya di halaman OTIS →The Toro Company merancang, memproduksi, dan memasarkan peralatan untuk perawatan rumput (turf), penanganan salju dan es, lanskap, konstruksi, serta irigasi. Produknya digunakan di lapangan golf, lapangan olahraga, serta properti residensial dan komersial di lebih dari 125 negara.
Selengkapnya di halaman TTC →