Perbedaan Otis Worldwide Corp dan Toro Company (The) Common Stock: Otis Worldwide Corp diperdagangkan di $69,88 (kapitalisasi pasar $26,31B), sedangkan Toro Company (The) Common Stock diperdagangkan di $98,27 (kapitalisasi pasar $9,30B). Perbedaan utamanya: Otis Worldwide Corp jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Toro Company (The) Common Stock, dan Otis Worldwide Corp memberi dividen lebih tinggi (2,55%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Otis Worldwide Corp selama 66 Hari dan Toro Company (The) Common Stock selama 0 Hari.
| OTIS | TTC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $26,31B | $9,30B |
Volume | 4.760.505 | 420.909 |
Sektor | Industrials | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $93,62 | $101,76 |
Terendah 52 Minggu | $64,05 | $67,99 |
Rata-rata Waktu Simpan | 66 Hari | 0 Hari |
Nilai Perusahaan | $34,34B | $10,20B |
Imbal Hasil Dividen | 2,55% | 1,59% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham OTIS diperdagangkan di $67,68, naik 1,39% dalam 24 jam, namun sinyal teknis bearish dengan harga mendekati level support $65. Fundamental menunjukkan laba bersih $1,38 miliar pada 2025 dengan margin 10,17%, namun EPS kuartalan terakhir gagal memenuhi ekspektasi. Berita terbaru menyoroti tekanan margin dan suksesi CEO pada 2027.
Outlook: Analis konsensus harga target $87,00 (potensi kenaikan 28,5%) dengan rating Buy 46,7%, namun risiko utama berasal dari tekanan margin layanan dan permintaan lemah di China. Saham ini menarik untuk investor jangka panjang yang percaya pada pemulihan bisnis servis, tetapi volatilitas jangka pendek mungkin berlanjut.
Toro Company (TTC) diperdagangkan di $97.88 dengan kenaikan 1.27% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah melampaui ekspektasi pendapatan kuartal ketiga. Perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 8.4% menjadi $1.23 miliar pada Q3 2026 dan meningkatkan panduan laba penuh tahun. Valuasi dengan P/E 26.17 dan ROE 26.45% mencerminkan kualitas fundamental yang kuat, didukung oleh pertumbuhan di segmen profesional dan residensial.
Outlook positif dengan target konsensus analis $117.50 memberikan potensi apresiasi 20%, namun risiko termasuk tekanan inflasi, tarif impor, dan volatilitas pasar. Eksekusi strategi infrastruktur dan otomatisasi oleh CEO baru menjadi katalis pertumbuhan, meskipun margin laba bersih 7.64% perlu dipertahankan di tengah tantangan makroekonomi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Otis merupakan penyalur lift dan eskalator terbesar menurut angka pendapatan dengan sekitar seperempat pangsa pasar dunia, tidak termasuk Jepang. Pada tahun 1854, Elisha Graves Otis, pendiri sekaligus asal nama perusahaan ini, menciptakan mekanisme keselamatan yang mencegah lift jatuh bila kabel pengereknya putus. Siklus hidup produk dan layanan perusahaan ini dimulai dari pemasangan unit lift di bangunan baru, dilanjutkan oleh menjual layanan perawatan unit tersebut, dan diakhiri oleh penggantian unit setelah melewati 15-20 tahun, rata-rata usia produk sebuah lift. Sebagai OEM global terbesar, telah berdekade lamanya Otis membuat 2 juta lift yang beroperasi. Bisnis model mereka kurang lebih dijalankan oleh pesaingnya, seperti Kone, Schindler, dan Thyssenkrupp.
Selengkapnya di halaman OTIS →The Toro Company merancang, memproduksi, dan memasarkan peralatan untuk perawatan rumput (turf), penanganan salju dan es, lanskap, konstruksi, serta irigasi. Produknya digunakan di lapangan golf, lapangan olahraga, serta properti residensial dan komersial di lebih dari 125 negara.
Selengkapnya di halaman TTC →