Perbedaan Otis Worldwide Corp dan Tilray Brands Inc: Otis Worldwide Corp diperdagangkan di $70,49 (kapitalisasi pasar $27,61B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $4,2 (kapitalisasi pasar $524,07M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 18981166244,1× kapitalisasi pasar Otis Worldwide Corp, dan Otis Worldwide Corp membagikan dividen 2,36%, sedangkan Tilray Brands Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| OTIS | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $27,61B | $524,07M |
Sektor | Industrials | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $100,99 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $69,34 | $4,23 |
Nilai Perusahaan | $34,99B | $621,22M |
Imbal Hasil Dividen | 2,36% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
OTIS diperdagangkan pada $71,95, turun 2,04% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $91,00. Saham menunjukkan stabilitas pendapatan dengan revenue 2025 $14,43B dan margin laba bersih 10,11%, namun laba per saham Q1 2026 $0,89 di bawah ekspektasi. Perusahaan fokus pada pertumbuhan layanan dan modernisasi elevator, dengan dividen $0,44 diumumkan untuk Juni 2026.
Outlook OTIS didukung valuasi wajar (P/E 19,54) dan momentum teknis positif, tetapi tekanan margin dan utang tinggi (debt-to-asset 75,54% pada 2025) menjadi risiko. Analis 38,46% merekomendasikan beli, dengan potensi kenaikan 26% menuju target konsensus jika kinerja kuartal mendatang membaik.
TLRY diperdagangkan di $4.23, turun 1.63% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan tren fundamental yang menantang. Perusahaan mencatatkan pendapatan $821.31 juta pada 2025 namun rugi bersih besar sebesar $2.19 miliar. Rasio valuasi seperti P/S 0.53 dan P/B 0.34 menunjukkan harga yang rendah, tetapi margin laba bersih negatif 156.67% mengindikasikan tekanan profitabilitas. Berita terkini menyoroti ekspansi medis di Panama dan peluncuran produk baru, namun kinerja saham tetap tertekan.
Outlook TLRY berisiko tinggi dengan profitabilitas yang belum tercapai dan ketergantungan pada pembiayaan eksternal. Potensi upside terletak pada valuasi yang murah dan pertumbuhan pendapatan, tetapi investor perlu waspada terhadap kerugian berkelanjutan, utang yang meningkat, dan ketidakpastian regulasi cannabis. Analis sebagian besar netral (65% hold), mencerminkan skeptisisme terhadap pemulihan jangka pendek.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Otis merupakan penyalur lift dan eskalator terbesar menurut angka pendapatan dengan sekitar seperempat pangsa pasar dunia, tidak termasuk Jepang. Pada tahun 1854, Elisha Graves Otis, pendiri sekaligus asal nama perusahaan ini, menciptakan mekanisme keselamatan yang mencegah lift jatuh bila kabel pengereknya putus. Siklus hidup produk dan layanan perusahaan ini dimulai dari pemasangan unit lift di bangunan baru, dilanjutkan oleh menjual layanan perawatan unit tersebut, dan diakhiri oleh penggantian unit setelah melewati 15-20 tahun, rata-rata usia produk sebuah lift. Sebagai OEM global terbesar, telah berdekade lamanya Otis membuat 2 juta lift yang beroperasi. Bisnis model mereka kurang lebih dijalankan oleh pesaingnya, seperti Kone, Schindler, dan Thyssenkrupp.
Selengkapnya di halaman OTIS →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →