Perbedaan Oracle Corporation dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Oracle Corporation diperdagangkan di $127 (kapitalisasi pasar $365,96B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,15. Perbedaan utamanya: Oracle Corporation membagikan dividen 1,57%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ORCL | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $365,96B | — |
Sektor | Technology | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $328,33 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $121,37 | $45,32 |
Nilai Perusahaan | $495,21B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,57% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Oracle (ORCL) diperdagangkan di $121.37, turun 4.04% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan indikator RSI mendekati oversold. Fundamental kuat dengan laba bersih $12.44B pada 2025 dan margin laba bersih 25.37%. Saham telah mengungguli perkiraan EPS dalam tiga kuartal terakhir. Berita terbaru menyoroti potensi Oracle sebagai pemain infrastruktur AI, meskipun ada kekhawatiran tentang biaya AI.
Outlook jangka panjang positif didukung pertumbuhan pendapatan AI dan konsensus analis 'Buy' 65%. Risiko termasuk utang tinggi ($85.3B utang jangka panjang) dan volatilitas pasar. Target harga konsensus $253.30 menunjukkan potensi kenaikan signifikan, namun investor harus waspada terhadap laporan laba kuartal kedua 2026 yang akan datang.
SPUS diperdagangkan pada $56.32, turun 0.23% hari ini dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak. Indeks dividen ini menunjukkan stabilitas relatif dengan pembayaran dividen reguler $0.03, namun data rasio keuangan fundamental tidak tersedia untuk analisis valuasi mendalam. Sentimen teknis didominasi sinyal jual dengan support kunci di $55.
Outlook SPUS bergantung pada performa strategi dividen AS di tengah konsentrasi saham teknologi. Risiko utama termasuk volatilitas pasar ekuitas yang lebih luas, sementara peluang terletak pada daya tarik pendapatan dividen yang konsisten bagi investor yang menghindari risiko.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Oracle menyediakan teknologi database dan perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan, atau ERP, untuk perusahaan di seluruh dunia. Didirikan pada tahun 1977, Oracle memelopori sistem manajemen basis data relasional berbasis SQL komersial pertama. Saat ini, Oracle memiliki 430.000 pelanggan di 175 negara, didukung oleh 136.000 karyawannya.
Selengkapnya di halaman ORCL →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →