Perbedaan Old National Bancorp Common Stock dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund: Old National Bancorp Common Stock diperdagangkan di $24,48 (kapitalisasi pasar $9,38B), sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $111,11 (kapitalisasi pasar $21,99B). Perbedaan utamanya: Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Old National Bancorp Common Stock, dan Old National Bancorp Common Stock membagikan dividen 2,37%, sedangkan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Old National Bancorp Common Stock selama 0 Hari dan Consumer Discretionary Select Sector SPDR Fund selama 115 Hari.
| ONB | XLY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $9,38B | $21,99B |
Volume | 5.364.685 | 8.302.448 |
Sektor | Financials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $27,29 | $124,52 |
Terendah 52 Minggu | $19,60 | $105,64 |
Rata-rata Waktu Simpan | 0 Hari | 115 Hari |
Nilai Perusahaan | $16,03B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,37% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ONB diperdagangkan di $24.62, turun 0.73% hari ini. Secara teknis netral dengan support di $24 dan resistance di $25. Fundamental kuat dengan laba bersih $669 juta pada 2025 (margin 26.5%) dan P/E 10.89 yang menarik. Analis 52% merekomendasikan beli dengan target konsensus $29.67. Berita terbaru fokus pada rilis laba Q3 2026 yang dijadwalkan.
Outlook positif didukung pertumbuhan pendapatan ke $2.8B pada 2026 dan margin laba bersih 31.4%. Risiko termasuk arus kas investasi negatif dan ketergantungan pada pertumbuhan pinjaman. Dengan valuasi yang wajar dan momentum laba yang konsisten, saham ini menawarkan potensi apresiasi moderat bagi investor jangka menengah.
XLY (Consumer Discretionary Select Sector SPDR ETF) diperdagangkan di $112.36 dengan kenaikan harian 0.07%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meski moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF ini mengalami underperformance tahunan dengan penurunan lebih dari 7% pada 2026, tertinggal dari sektor consumer staples. Analis memberikan konsensus buy 100% dengan hanya 1 analis yang melaporkan.
Outlook XLY menghadapi tekanan dari inflasi dan pola konsumen yang selektif, namun potensi rebound ada jika tren 'funflation' berlanjut. Risiko utama meliputi volatilitas sektor cyclical dan ketergantungan pada performa saham besar seperti Amazon dan Tesla. Investor perlu memantau data belanja konsumen dan laporan kuartalan komponen ETF.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Old National Bancorp adalah perusahaan induk (bank holding company) dari Old National Bank, yang menyediakan layanan consumer banking, commercial banking, wealth management, serta capital markets di Indiana, Kentucky, Michigan, Minnesota, dan Wisconsin.
Selengkapnya di halaman ONB →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: ritel; hotel, restoran dan rekreasi; tekstil, pakaian dan barang mewah; barang rumah tangga; mobil; komponen mobil; distributor; produk rekreasi; dan layanan konsumen yang terdiversifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLY →