Perbedaan Old National Bancorp Common Stock dan Utilities Select Sector SPDR Fund: Old National Bancorp Common Stock diperdagangkan di $24,48 (kapitalisasi pasar $9,42B), sedangkan Utilities Select Sector SPDR Fund diperdagangkan di $41,85 (kapitalisasi pasar $24,20B). Perbedaan utamanya: Utilities Select Sector SPDR Fund jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Old National Bancorp Common Stock, dan Old National Bancorp Common Stock membagikan dividen 2,36%, sedangkan Utilities Select Sector SPDR Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Old National Bancorp Common Stock selama 0 Hari dan Utilities Select Sector SPDR Fund selama 81 Hari.
| ONB | XLU | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $9,42B | $24,20B |
Volume | 4.606.260 | 27.226.247 |
Sektor | Financials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $27,29 | $47,73 |
Terendah 52 Minggu | $19,60 | $39,25 |
Rata-rata Waktu Simpan | 0 Hari | 81 Hari |
Nilai Perusahaan | $16,07B | — |
Imbal Hasil Dividen | 2,36% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ONB diperdagangkan di $24.62, turun 0.73% hari ini. Secara teknis netral dengan support di $24 dan resistance di $25. Fundamental kuat dengan laba bersih $669 juta pada 2025 (margin 26.5%) dan P/E 10.89 yang menarik. Analis 52% merekomendasikan beli dengan target konsensus $29.67. Berita terbaru fokus pada rilis laba Q3 2026 yang dijadwalkan.
Outlook positif didukung pertumbuhan pendapatan ke $2.8B pada 2026 dan margin laba bersih 31.4%. Risiko termasuk arus kas investasi negatif dan ketergantungan pada pertumbuhan pinjaman. Dengan valuasi yang wajar dan momentum laba yang konsisten, saham ini menawarkan potensi apresiasi moderat bagi investor jangka menengah.
XLU, ETF sektor utilitas AS, diperdagangkan di $41.87 dengan kenaikan harian 0.58%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meski osilator bearish, dengan RSI 12-minggu di 73.88 menunjukkan kondisi overbought. ETF ini mencapai level terendah 52-minggu baru-baru ini di $39.13 (Defense World, 30 Sep 2026), mencerminkan tekanan dari kenaikan suku bunga jangka panjang yang membebani saham dividen.
Outlook jangka pendek tetap berisiko tinggi akibat sensitivitas sektor terhadap suku bunga, namun posisi oversold yang ekstrem (24/7 Wall Street, 2 Okt 2026) dapat membuka peluang akumulasi bagi investor defensif jangka panjang. Risiko utama adalah pengetatan moneter berkelanjutan yang dapat menekan valuasi lebih lanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Old National Bancorp adalah perusahaan induk (bank holding company) dari Old National Bank, yang menyediakan layanan consumer banking, commercial banking, wealth management, serta capital markets di Indiana, Kentucky, Michigan, Minnesota, dan Wisconsin.
Selengkapnya di halaman ONB →Untuk melacak kinerja indeks, reksa dana indeks ini menginvestasikan sebagian besar, tetapi setidaknya 95%, dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan di industri berikut: utilitas listrik; utilitas air; multi-utilitas; produsen listrik mandiri dan energi terbarukan; dan utilitas gas. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman XLU →