Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Ancora Indonesia Resources Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ancora Indonesia Resources Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Ancora Indonesia Resources Tbk. diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 242,09 M, volume 24 jam 3,6 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,1 T, volume 24 jam 30,33 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Ancora Indonesia Resources Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (30,33 jt vs 3,6 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

OKASSQMI
Kapitalisasi Pasar
242,09 M1,1 T
Volume
3,6 jt30,33 jt
Lot
36,02 rb303,28 rb
Perputaran
379,25 jt2,15 M
Harga Rata-rata
105,2970,84
Nilai Transaksi
379,25 jt2,15 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
10671
Volume Ekuilibrium Indikatif
1 rb6,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

OKAS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Ancora Indonesia Resources Tbk.

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (the Company) was establised on September 15, 2003. Based to the Extraordinary General Meeting of Shareholders,all shareholders approved the change of the Company's name from PT TD Resources Tbk to PT Ancora Indonesia Resources Tbk. This change of the Company's name was effective on December 3, 2008.

Selengkapnya di halaman OKAS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI