Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) vs Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS)

Ancora Indonesia Resources Tbk.Trading
Optima Prima Metal Sinergi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ancora Indonesia Resources Tbk. dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk.: Ancora Indonesia Resources Tbk. diperdagangkan di Rp118 (kapitalisasi pasar 289,56 M, volume 24 jam 6,64 jt), sedangkan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. diperdagangkan di Rp127 (kapitalisasi pasar 132 M, volume 24 jam 5,05 jt). Perbedaan utamanya: Ancora Indonesia Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Optima Prima Metal Sinergi Tbk., dan Ancora Indonesia Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,64 jt vs 5,05 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

OKASOPMS
Kapitalisasi Pasar
289,56 M132 M
Volume
6,64 jt5,05 jt
Lot
66,41 rb50,54 rb
Perputaran
794,13 jt656 jt
Harga Rata-rata
119,58129,8
Nilai Transaksi
794,13 jt656 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
118127
Volume Ekuilibrium Indikatif
4893,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

OKAS
Lihat detail
OPMS
Lihat detail

Tentang Ancora Indonesia Resources Tbk.

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (the Company) was establised on September 15, 2003. Based to the Extraordinary General Meeting of Shareholders,all shareholders approved the change of the Company's name from PT TD Resources Tbk to PT Ancora Indonesia Resources Tbk. This change of the Company's name was effective on December 3, 2008.

Selengkapnya di halaman OKAS

Tentang Optima Prima Metal Sinergi Tbk.

PT. Optima Prima Metal Sinergi Tbk (the Company) was established under the name of PT Asian Prima Indosteel based on Notarial Deed No. 02 of Gema Bismantak, S.H., M.Kn. dated September 5, 2012. PT Asian Perkasa Indosteel, a company incorporated in Surabaya, is the immediate and ultimate parent of the Company. The Company started its commercial operation in 2012.

Selengkapnya di halaman OPMS