Perbedaan Realty Income Corp dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF: Realty Income Corp diperdagangkan di $54,18 (kapitalisasi pasar $51,26B), sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $81,2 (kapitalisasi pasar $26,68B). Perbedaan utamanya: Realty Income Corp lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Realty Income Corp membagikan dividen 6,01%, sedangkan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Realty Income Corp selama 127 Hari dan iShares 1 3 Year Treasury Bond ETF selama 63 Hari.
| O | SHY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $51,26B | $26,68B |
Volume | 12.300.266 | 4.077.691 |
Sektor | Real Estate | Fixed Income |
Tertinggi 52 Minggu | $67,56 | $83,18 |
Terendah 52 Minggu | $53,35 | $81,05 |
Rata-rata Waktu Simpan | 127 Hari | 63 Hari |
Nilai Perusahaan | $81,88B | — |
Imbal Hasil Dividen | 6,01% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Realty Income (O) diperdagangkan di $54.17, naik 1.54% dalam 24 jam, namun sinyal teknis bearish dengan tekanan jual pada moving average. Fundamental menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil, dengan revenue 2025 mencapai $5.75B dan net income $1.06B, meski rasio valuasi P/E 39.54 terlihat tinggi. Perusahaan memiliki riwayat dividen bulanan yang konsisten, dengan yield saat ini sekitar 6% berdasarkan dividen $0.27 per bulan.
Outlook: Analis konsensus harga target $64.16 menunjukkan potensi kenaikan 18%, didukung fundamental properti komersial yang kuat. Risiko utama termasuk kenaikan suku bunga yang menekan valuasi REIT dan tren laba kuartalan yang konsisten di bawah ekspektasi. Investor perlu mempertimbangkan trade-off antara yield dividen yang menarik dengan tekanan makroekonomi pada sektor real estate.
SHY menunjukkan performa yang relatif stabil dengan harga saat ini $81.2, naik 0.05% dalam 24 jam. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang dominan. ETF ini terus memberikan pembayaran dividen konsisten dengan jadwal reguler, namun data fundamental seperti P/E dan rasio profitabilitas tidak tersedia untuk analisis mendalam.
Outlook untuk SHY dipengaruhi oleh lingkungan suku bunga tinggi yang berkelanjutan, di mana ETF obligasi jangka pendek dapat memperoleh manfaat dari yield yang meningkat. Risiko utama termasuk volatilitas pasar obligasi global dan tekanan inflasi yang berkelanjutan. Investor perlu mempertimbangkan eksposur durasi pendek sebagai lindung nilai terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →SHY memberikan akses ke obligasi Treasury AS dengan sisa tenor antara satu hingga tiga tahun. ETF ini berisiko rendah dan sangat likuid, dirancang untuk pelestarian modal dan pendapatan jangka pendek, dengan aset utama 2026 di berbagai Surat Utang Treasury.
Selengkapnya di halaman SHY →