Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF (NVDY) vs Oracle Corporation (ORCL)

YieldMax NVDA Option Income Strategy ETFTrading
Oracle CorporationTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF dan Oracle Corporation: YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF diperdagangkan di $12,57 (kapitalisasi pasar $1,45B), sedangkan Oracle Corporation diperdagangkan di $142,51 (kapitalisasi pasar $411,34B). Perbedaan utamanya: Oracle Corporation jauh lebih besar — sekitar 283,7× kapitalisasi pasar YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF, dan Oracle Corporation membagikan dividen 1,47%, sedangkan YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF selama 43 Hari dan Oracle Corporation selama 72 Hari.

NVDYORCL
Kapitalisasi Pasar
$1,45B$411,34B
Volume
1.943.73941.276.815
Sektor
Income / Options OverlayTechnology
Tertinggi 52 Minggu
$17,21$313,00
Terendah 52 Minggu
$11,58$114,99
Rata-rata Waktu Simpan
43 Hari72 Hari
Nilai Perusahaan
—$535,15B
Imbal Hasil Dividen
—1,47%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF

NVDY (YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF) diperdagangkan pada $12.64, turun 2.84% dalam 24 jam dengan sinyal teknis bearish. ETF ini menghasilkan pendapatan opsi dari volatilitas saham NVIDIA namun menghadapi tekanan pada nilai aset bersih. Distribusi dividen mingguan konsisten dengan rata-rata $0.09-0.10 per saham, namun analis mencatat penurunan potensi pendapatan akibat volatilitas NVIDIA yang lebih rendah.

Outlook NVDY terbatas oleh penurunan premi opsi dan erosi NAV, membuat holding jangka panjang kurang menarik meski distribusi tinggi. Risiko utama termasuk ketergantungan pada volatilitas NVIDIA dan underperformance relatif terhadap saham dasar. Analis merekomendasikan hold dengan peringatan tentang biaya tersembunyi yang mengurangi return investor.

Oracle Corporation

Oracle (ORCL) diperdagangkan di $143.56, turun 0.83% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan kinerja kuat dengan laba bersih $12.44 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 26.36%. Oracle terus mengungguli perkiraan laba per saham, dengan pertumbuhan pendapatan AI-cloud yang pesat. Namun, pengeluaran infrastruktur yang besar dan sentimen pasar yang berhati-hati terhadap siklus AI menciptakan volatilitas.

Outlook Oracle didorong oleh permintaan AI yang kuat, dengan target harga konsensus analis sebesar $236.52 menunjukkan potensi kenaikan signifikan. Risiko utama termasuk ekspansi modal yang agresif, utang tinggi, dan sensitivitas terhadap suku bunga. Investor jangka panjang mungkin melihat penurunan harga saat ini sebagai peluang masuk, mengingat prospek pertumbuhan yang solid.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

NVDY
37% Beli63% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 43 Hari
ORCL
74% Beli26% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 72 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang YieldMax NVDA Option Income Strategy ETF

NVDY adalah ETF yang dikelola secara aktif yang menjalankan strategi synthetic covered call pada saham NVIDIA Corporation (NVDA). ETF ini utamanya menjual opsi beli (call options) pada NVDA dan berinvestasi pada sekuritas Treasury AS serta kolateral berkualitas tinggi lainnya. Tujuannya adalah menghasilkan pendapatan bulanan dari premium opsi. Strategi ini menawarkan eksposur terhadap potensi pertumbuhan tinggi NVDA sambil berupaya memberikan imbal hasil yang tinggi, meskipun membatasi potensi apresiasi modal dari saham tersebut.

Selengkapnya di halaman NVDY →

Tentang Oracle Corporation

Oracle menyediakan teknologi database dan perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan, atau ERP, untuk perusahaan di seluruh dunia. Didirikan pada tahun 1977, Oracle memelopori sistem manajemen basis data relasional berbasis SQL komersial pertama. Saat ini, Oracle memiliki 430.000 pelanggan di 175 negara, didukung oleh 136.000 karyawannya.

Selengkapnya di halaman ORCL →