Perbedaan Nokia Corp dan Rio Tinto (ADR): Nokia Corp diperdagangkan di $10,78 (kapitalisasi pasar $59,77B), sedangkan Rio Tinto (ADR) diperdagangkan di $102,19 (kapitalisasi pasar $170,47B). Perbedaan utamanya: Rio Tinto (ADR) jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Nokia Corp, dan Rio Tinto (ADR) memberi dividen lebih tinggi (4,48%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| NOK | RIO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $59,77B | $170,47B |
Sektor | Technology | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $16,83 | $112,04 |
Terendah 52 Minggu | $4,51 | $61,98 |
Nilai Perusahaan | $57,71B | $183,82B |
Imbal Hasil Dividen | 1,53% | 4,48% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham NOK diperdagangkan di $10.66, naik 6.18% dalam 24 jam terakhir, didukung sentimen teknis bullish dan berita positif seperti kembalinya ke indeks Euro Stoxx 50. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan 8.3% year-over-year pada Q2 2026, dengan marjin laba bersih 3.47%, namun arus kas operasi turun menjadi $1.1 miliar pada 2026. Valuasi P/E tinggi di 76.42 mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang kuat di sektor AI dan cloud.
Outlook positif didorong oleh ekspansi AI dan 6G, dengan 61.5% analis merekomendasikan beli. Risiko utama termasuk tekanan kompetisi, volatilitas arus kas, dan ketergantungan pada eksekusi sempurna untuk mencapai target. Saham berpotensi menuju $12.30–$13.98 berdasarkan breakout teknis, tetapi investor perlu memantau konsistensi pertumbuhan laba.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Nokia adalah vendor terkemuka di industri perangkat telekomunikasi. Jaringan bisnis perusahaan ini meraup pemasukan dari penjualan perangkat jaringan tetap dan nirkbabel, perangkat lunak, dan layanan. Nokia melisensikan teknologi dari portofolio patennya kepada produsen telepon genggam dan mendapatkan imbal royalti dari penggunaan merek Nokia.
Selengkapnya di halaman NOK →Rio Tinto adalah perusahaan pertambangan global yang memproduksi logam dan mineral, termasuk bijih besi, aluminium, tembaga, dan litium. Operasinya memasok material untuk konstruksi, manufaktur, transportasi, dan sistem energi.
Selengkapnya di halaman RIO →