Perbedaan Pelat Timah Nusantara Tbk. dan Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.: Pelat Timah Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp197 (kapitalisasi pasar 492,05 M, volume 24 jam 3,66 jt), sedangkan Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 478,6 M, volume 24 jam 978,8 rb). Perbedaan utamanya: Pelat Timah Nusantara Tbk. dan Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Pelat Timah Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,66 jt vs 978,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| NIKL | WEGE | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 492,05 M | 478,6 M |
Volume | 3,66 jt | 978,8 rb |
Lot | 36,64 rb | 9,79 rb |
Perputaran | 716,64 jt | 48,94 jt |
Harga Rata-rata | 195,61 | 50 |
Nilai Transaksi | 716,64 jt | 48,94 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 197 | 50 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 149 | 1,3 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (PT Latinusa) was the first company in Indonesia that produces high-quality tinplate with international standards. PT Latinusa was founded on August 19, 1982 under the Company Act No.45, drawn up before Imas Fatimah, SH, and the current majority shareholder is the Japanese consortium consisting of Nippon Steel Corporation, Mitsui Co.. Ltd.., Nippon Steel Trading Co.., And Metal One. Nippon Steel Corporation is also the provider of our main raw material, Tin Mill Black Plate (TMBP), so the availability of raw materials is always guaranteed.
Selengkapnya di halaman NIKL →PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (the Company) is located in South Jakarta, DKI Jakarta was established by Deed No. 43, October 24, 2008 made before Imas Fatimah, SH., Notary in Jakarta.
Selengkapnya di halaman WEGE →