Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) vs Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU)

Pelat Timah Nusantara Tbk.Trading
Cerestar Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pelat Timah Nusantara Tbk. dan Cerestar Indonesia Tbk.: Pelat Timah Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp197 (kapitalisasi pasar 492,05 M, volume 24 jam 3,66 jt), sedangkan Cerestar Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 76,5 rb). Perbedaan utamanya: Cerestar Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Pelat Timah Nusantara Tbk., dan Pelat Timah Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,66 jt vs 76,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NIKLTRGU
Kapitalisasi Pasar
492,05 M1,3 T
Volume
3,66 jt76,5 rb
Lot
36,64 rb765
Perputaran
716,64 jt12,41 jt
Harga Rata-rata
195,61162,16
Nilai Transaksi
716,64 jt12,41 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
197
Volume Ekuilibrium Indikatif
149

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NIKL
Lihat detail
TRGU
Lihat detail

Tentang Pelat Timah Nusantara Tbk.

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (PT Latinusa) was the first company in Indonesia that produces high-quality tinplate with international standards. PT Latinusa was founded on August 19, 1982 under the Company Act No.45, drawn up before Imas Fatimah, SH, and the current majority shareholder is the Japanese consortium consisting of Nippon Steel Corporation, Mitsui Co.. Ltd.., Nippon Steel Trading Co.., And Metal One. Nippon Steel Corporation is also the provider of our main raw material, Tin Mill Black Plate (TMBP), so the availability of raw materials is always guaranteed.

Selengkapnya di halaman NIKL

Tentang Cerestar Indonesia Tbk.

PT. Cerestar Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 2 datedAugust 30, 2020 of Dwi Yulianti, S.H., notary in Jakarta The Company started its commercial operations in 2021.

Selengkapnya di halaman TRGU