Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Pelat Timah Nusantara Tbk.Trading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pelat Timah Nusantara Tbk. dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Pelat Timah Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 489,53 M, volume 24 jam 2,03 jt), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 287,47 M, volume 24 jam 16,02 jt). Perbedaan utamanya: Pelat Timah Nusantara Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (16,02 jt vs 2,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NIKLRGAS
Kapitalisasi Pasar
489,53 M287,47 M
Volume
2,03 jt16,02 jt
Lot
20,31 rb160,21 rb
Perputaran
389,05 jt2,92 M
Harga Rata-rata
191,52182,51
Nilai Transaksi
389,05 jt2,92 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
190190
Volume Ekuilibrium Indikatif
24143,53 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NIKL
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Pelat Timah Nusantara Tbk.

PT Pelat Timah Nusantara Tbk (PT Latinusa) was the first company in Indonesia that produces high-quality tinplate with international standards. PT Latinusa was founded on August 19, 1982 under the Company Act No.45, drawn up before Imas Fatimah, SH, and the current majority shareholder is the Japanese consortium consisting of Nippon Steel Corporation, Mitsui Co.. Ltd.., Nippon Steel Trading Co.., And Metal One. Nippon Steel Corporation is also the provider of our main raw material, Tin Mill Black Plate (TMBP), so the availability of raw materials is always guaranteed.

Selengkapnya di halaman NIKL

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS