Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja PAM Mineral Tbk. (NICL) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

PAM Mineral Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan PAM Mineral Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp525 (kapitalisasi pasar 5,37 T, volume 24 jam 25,35 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: PAM Mineral Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 25,35 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NICLSQMI
Kapitalisasi Pasar
5,37 T1,2 T
Volume
25,35 jt73,28 jt
Lot
253,54 rb732,81 rb
Perputaran
12,95 M5,26 M
Harga Rata-rata
510,9571,78
Nilai Transaksi
12,95 M5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
52571
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,43 rb13,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NICL
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI