Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja PAM Mineral Tbk. (NICL) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

PAM Mineral Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan PAM Mineral Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp525 (kapitalisasi pasar 5,37 T, volume 24 jam 25,35 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 5,05 T, volume 24 jam 29,26 jt). Perbedaan utamanya: PAM Mineral Tbk. dan Summarecon Agung Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (29,26 jt vs 25,35 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NICLSMRA
Kapitalisasi Pasar
5,37 T5,05 T
Volume
25,35 jt29,26 jt
Lot
253,54 rb292,59 rb
Perputaran
12,95 M9,3 M
Harga Rata-rata
510,95317,73
Nilai Transaksi
12,95 M9,3 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
525322
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,43 rb3,02 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NICL
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA