Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) vs Timah Tbk. (TINS)

Trimegah Bangun Persada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Trimegah Bangun Persada Tbk. dan Timah Tbk.: Trimegah Bangun Persada Tbk. diperdagangkan di Rp865 (kapitalisasi pasar 55,84 T, volume 24 jam 70,19 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.620 (kapitalisasi pasar 26,44 T, volume 24 jam 56,03 jt). Perbedaan utamanya: Trimegah Bangun Persada Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Timah Tbk., dan Trimegah Bangun Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (70,19 jt vs 56,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NCKLTINS
Kapitalisasi Pasar
55,84 T26,44 T
Volume
70,19 jt56,03 jt
Lot
701,88 rb560,29 rb
Perputaran
60,68 M202,03 M
Harga Rata-rata
864,513.605,8
Nilai Transaksi
60,68 M202,03 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8653.620
Volume Ekuilibrium Indikatif
25,06 rb12,87 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NCKL
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Trimegah Bangun Persada Tbk.

PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed of Erna Priyono, S.H., No. 03 dated September 6, 2004.

Selengkapnya di halaman NCKL

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS