Perbedaan Surya Permata Andalan Tbk. dan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk.: Surya Permata Andalan Tbk. diperdagangkan di Rp650 (kapitalisasi pasar 5,16 T, volume 24 jam 116,6 rb), sedangkan Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk. diperdagangkan di Rp2.290 (kapitalisasi pasar 1,9 T, volume 24 jam 13,4 rb). Perbedaan utamanya: Surya Permata Andalan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk., dan Surya Permata Andalan Tbk. lebih aktif diperdagangkan (116,6 rb vs 13,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| NATO | SCCO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 5,16 T | 1,9 T |
Volume | 116,6 rb | 13,4 rb |
Lot | 1,17 rb | 134 |
Perputaran | 74,42 jt | 30,79 jt |
Harga Rata-rata | 638,27 | 2.297,84 |
Nilai Transaksi | 74,42 jt | 30,79 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 650 | 2.310 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 2 | 1,7 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Nusantara Properti Internasional, Tbk (formerly PT Total Bersama Internasional) (the "Company") established on Jakarta based on the Notarial Deed No. 74 dated April 17, 2015 by Humberg Lieo, S.H., S.E., M.Kn., a notary in North Jakarta.
Selengkapnya di halaman NATO →Established in 1970, Sucaco started commercial production of low-voltage cables in 1972. The company produces a wide range of power and telecommunication cables, which met both local and international standards.
Selengkapnya di halaman SCCO →