Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. (NAIK) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Adiwarna Anugerah Abadi Tbk. diperdagangkan di Rp90 (kapitalisasi pasar 292,99 M, volume 24 jam 3,12 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp71 (kapitalisasi pasar 1,2 T, volume 24 jam 73,28 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Adiwarna Anugerah Abadi Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (73,28 jt vs 3,12 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NAIKSQMI
Kapitalisasi Pasar
292,99 M1,2 T
Volume
3,12 jt73,28 jt
Lot
31,24 rb732,81 rb
Perputaran
277,73 jt5,26 M
Harga Rata-rata
88,9171,78
Nilai Transaksi
277,73 jt5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
9071
Volume Ekuilibrium Indikatif
20913,58 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NAIK
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.

PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk was established based on Deed of notary Rony Saputra Sudarmo, SH., No.4 dated 8 May 2007. The Company started its commercial operations in 2007. The Company parent entity is PT Adiwarna Anugerah Investama. Mr. Johannes and Mrs. Ernawati is the final controller of the Company.

Selengkapnya di halaman NAIK

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI