Perbedaan ArcelorMittal SA dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk: ArcelorMittal SA diperdagangkan di $64,3 (kapitalisasi pasar $45,70B), sedangkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk diperdagangkan di $12,85 (kapitalisasi pasar $12,43B). Perbedaan utamanya: ArcelorMittal SA jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memberi dividen lebih tinggi (9,48%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ArcelorMittal SA selama 36 Hari dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk selama 1 Hari.
| MT | TLK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $45,70B | $12,43B |
Volume | 1.964.621 | 1.067.041 |
Sektor | Basic Materials | Media |
Tertinggi 52 Minggu | $78,74 | $23,43 |
Terendah 52 Minggu | $36,91 | $12,42 |
Rata-rata Waktu Simpan | 36 Hari | 1 Hari |
Nilai Perusahaan | $55,27B | $13,80B |
Imbal Hasil Dividen | 0,98% | 9,48% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ArcelorMittal (MT) diperdagangkan di $64.11, naik 2.87% dalam 24 jam, namun sinyal teknis keseluruhan bearish. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/B 0.84 dan P/S 0.75, didukung margin laba bersih 2.88% pada 2025. Perusahaan baru-baru ini mencatat impairment $1 miliar terkait pabrik Ukraina yang rusak (Reuters, 25 Sep 2026), namun mendapat dukungan dari konsensus analis buy 52.27%.
Outlook: Potensi apresiasi menuju target konsensus $74.33 dengan valuasi yang rendah, namun diimbangi risiko operasional dari gangguan Ukraina dan tren penurunan pendapatan sejak 2022. Sentimen teknis yang bearish memerlukan kehati-hatian jangka pendek.
Belum ada sinyal Aura AI.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ArcelorMittal SA terlibat dalam industri baja. Segmen operasi perusahaan termasuk NAFTA
Selengkapnya di halaman MT →Telkom Indonesia menyediakan layanan seluler, telepon tetap, broadband, dan digital di Indonesia. Bisnisnya mencakup Telkomsel yang melayani pasar seluler di Indonesia.
Selengkapnya di halaman TLK →