Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multi Spunindo Jaya Tbk. (MSJA) vs Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA)

Multi Spunindo Jaya Tbk.Trading
Wijaya Karya (Persero) Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multi Spunindo Jaya Tbk. dan Wijaya Karya (Persero) Tbk.: Multi Spunindo Jaya Tbk. diperdagangkan di Rp825 (kapitalisasi pasar 5,24 T, volume 24 jam 16,9 jt), sedangkan Wijaya Karya (Persero) Tbk. diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 8,13 T). Perbedaan utamanya: Wijaya Karya (Persero) Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MSJAWIKA
Kapitalisasi Pasar
5,24 T8,13 T
Volume
16,9 jt
Lot
169,01 rb
Perputaran
13,99 M
Harga Rata-rata
827,58
Nilai Transaksi
13,99 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
825
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MSJA
Lihat detail
WIKA
Lihat detail

Tentang Multi Spunindo Jaya Tbk.

PT Multi Spunindo Jaya Tbk (the Company), was established based on Notarial Deed of WahyudiSuyanto, S.H., No. 102 dated March 7, 1997. The Company started its commercial operation in 1999. The Company’s immediate parent company is PT Maju Selaras Jayamerta and the ultimate controlling shareholder of the Company is Sasongko Basuki.

Selengkapnya di halaman MSJA

Tentang Wijaya Karya (Persero) Tbk.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Perseroan) established under Act No. 19 of 1960 jo Government Regulation No. 64 year 1961 on Establishment of State Company/PN Widjaja Karja March 29, 1961. Based on Government Regulation No. 64, the building company previously owned by Dutch named Naamloze Vennootschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedrijf Vis en Co. which has been subject to nationalization, was merged into the PN Widjaja Karja.Based on Goverment Regulation No. 40 dated July 22, 1971 PN. Widjaja Karja declared dissolved and transformed into Limited Liability Company (PERSERO).

Selengkapnya di halaman WIKA