Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multi Spunindo Jaya Tbk. (MSJA) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Multi Spunindo Jaya Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multi Spunindo Jaya Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Multi Spunindo Jaya Tbk. diperdagangkan di Rp825 (kapitalisasi pasar 5,24 T, volume 24 jam 16,9 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp306 (kapitalisasi pasar 1,98 T, volume 24 jam 18,6 jt). Perbedaan utamanya: Multi Spunindo Jaya Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (18,6 jt vs 16,9 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MSJAOASA
Kapitalisasi Pasar
5,24 T1,98 T
Volume
16,9 jt18,6 jt
Lot
169,01 rb186,03 rb
Perputaran
13,99 M5,71 M
Harga Rata-rata
827,58306,76
Nilai Transaksi
13,99 M5,71 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
825306
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb8,82 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MSJA
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Multi Spunindo Jaya Tbk.

PT Multi Spunindo Jaya Tbk (the Company), was established based on Notarial Deed of WahyudiSuyanto, S.H., No. 102 dated March 7, 1997. The Company started its commercial operation in 1999. The Company’s immediate parent company is PT Maju Selaras Jayamerta and the ultimate controlling shareholder of the Company is Sasongko Basuki.

Selengkapnya di halaman MSJA

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA