Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp920 (kapitalisasi pasar 476,37 M), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 5,48 T, volume 24 jam 21 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MREISMRA
Kapitalisasi Pasar
476,37 M5,48 T
Volume
21 jt
Lot
209,99 rb
Perputaran
6,97 M
Harga Rata-rata
332,14
Nilai Transaksi
6,97 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
332
Volume Ekuilibrium Indikatif
19,86 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MREI
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.

PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (the Company) was established on 4th June 1953 based on Notarial Deed No. 15 of Anton Frederik Schut a substitute of Meester Karel Esuard Krijgsman, notary in Jakarta.In 1998 PT. Dharmala Sakti Sejahtera became one of Marein’s major shareholders, besides AJB Bumiputera 1912, and as the result the company was able to increase its paid up capital to Rp 3,002,500,000.

Selengkapnya di halaman MREI

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA