Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mitra Pedagang Indonesia Tbk. (MPIX) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Mitra Pedagang Indonesia Tbk.Trading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mitra Pedagang Indonesia Tbk. dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Mitra Pedagang Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp127 (kapitalisasi pasar 184,38 M, volume 24 jam 62,37 jt), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp915 (kapitalisasi pasar 1,68 T, volume 24 jam 94,7 rb). Perbedaan utamanya: Sreeya Sewu Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,1× kapitalisasi pasar Mitra Pedagang Indonesia Tbk., dan Mitra Pedagang Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (62,37 jt vs 94,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MPIXSIPD
Kapitalisasi Pasar
184,38 M1,68 T
Volume
62,37 jt94,7 rb
Lot
623,69 rb947
Perputaran
7,9 M85,64 jt
Harga Rata-rata
126,63904,37
Nilai Transaksi
7,9 M85,64 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
127915
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,69 rb3

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MPIX
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Mitra Pedagang Indonesia Tbk.

PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (theCompany) was established based on Deed No.2 dated July,2019 made before Notary Ika Anggraini,S.H.,M.Kn.in Malang. The Company started its commercial activities since 2019, by operating under the trademarks of MPStore. The Controlling Shareholder and Beneficial Owner of the Company is Abdul Muidz, through PT Madura Prima Investama, with direct ownership of the Company's shares.

Selengkapnya di halaman MPIX

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD