Perbedaan Altria Group Inc dan Tilray Brands Inc: Altria Group Inc diperdagangkan di $67,92 (kapitalisasi pasar $113,83B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $4,21 (kapitalisasi pasar $591,60M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 5197223930,4× kapitalisasi pasar Altria Group Inc, dan Altria Group Inc membagikan dividen 6,51%, sedangkan Tilray Brands Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| MO | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $113,83B | $591,60M |
Sektor | Consumer Staples | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $74,92 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $54,72 | $3,88 |
Nilai Perusahaan | $136,04B | $758,73M |
Imbal Hasil Dividen | 6,51% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
MO (Altria Group) diperdagangkan di $68.175, turun 1.02% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan support kunci di $68. Secara fundamental, perusahaan menunjukkan margin laba bersih 39% dan P/E 14.35, didukung arus kas operasi $9.29 miliar (2025). Dividen yield mencapai 6.4% setelah kenaikan ke-61 dalam 57 tahun, namun pendapatan 2025 turun menjadi $20.14 miliar dari $20.4 miliar pada 2024.
Outlook MO berpusat pada stabilitas dividen dan ekspansi produk bebas asap, namun menghadapi risiko regulasi FDA dan penurunan volume rokok tradisional. Analis mayoritas merekomendasikan beli (61.53%) dengan target konsensus $68.50, mencerminkan keyakinan pada arus kas yang tahan lama meski ada tekanan industri.
TLRY diperdagangkan di $4.3, turun 4.44% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish. Perusahaan mencatatkan pendapatan $821 juta pada 2025 namun rugi bersih $2.19 miliar, dengan margin laba bersih negatif 266.26%. Rasio valuasi seperti P/S 0.53 dan P/B 0.37 menunjukkan harga saham relatif murah dibandingkan penjualan dan nilai buku. Berita terbaru menyoroti ekspansi distribusi minuman keras dan kemitraan olahraga, sementara sentimen analis didominasi hold (65%) dengan hanya 25% rekomendasi beli.
Outlook TLRY menghadapi tantangan signifikan dari kerugian berkelanjutan dan arus kas operasi negatif, meskipun pertumbuhan pendapatan proyeksi 2026 ke $915 juta memberikan secercah harapan. Risiko utama termasuk ketergantungan pada perubahan regulasi cannabis AS dan tekanan dilusi saham. Potensi upside terletak pada valuasi yang rendah dan ekspansi bisnis minuman, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas dan kinerja keuangan yang belum stabil.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Altria terdiri dari Philip Morris USA, U.S. Smokeless Tobacco, John Middleton, Helix Innovations, dan Philip Morris Capital, meski mereka berencana menutup Philip Morris Capital pada akhir tahun 2022. Perusahaan ini juga memliki 10% kepemilikan di pabrikan bir terbesar dunia, Anheuser-Busch InBev. Melalui divisi tembakaunya, Altria memimpin pasar rokok dan rokok bebas asap di Amerika Serikat dan nomor dua di pasar cerutu buatan mesin. Brand mereka, Marlboro, memuncaki brand rokok di AS dengan menguasai 43% pasar di tahun 2020. Altria juga berinvestasi di JUUL Labs (35%) dan Cronos (42%).
Selengkapnya di halaman MO →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →