Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Multi Bintang Indonesia Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Multi Bintang Indonesia Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Multi Bintang Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp6.975 (kapitalisasi pasar 14,85 T, volume 24 jam 42,2 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 1,78 T, volume 24 jam 71 rb). Perbedaan utamanya: Multi Bintang Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan IMC Pelita Logistik Tbk. lebih aktif diperdagangkan (71 rb vs 42,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MLBIPSSI
Kapitalisasi Pasar
14,85 T1,78 T
Volume
42,2 rb71 rb
Lot
422710
Perputaran
293,55 jt23,39 jt
Harga Rata-rata
6.956,22329,44
Nilai Transaksi
293,55 jt23,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
7.100
Volume Ekuilibrium Indikatif
2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MLBI
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Multi Bintang Indonesia Tbk.

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (The Company) was established on June 3, 1929, based on notarial deed No. 8 of Tjeerd Dijkstra, notary public in Medan, under the name of NV Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. The Company is part of the Heineken Group, where the ultimate shareholder is Heineken N.V. (Heineken).

Selengkapnya di halaman MLBI

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI